Minggu, 12 Agustus 2012

Cara Mengoptimalkan dan Menanggulangi dampak negative Internet

Kecanggihan teknologi informasi sangat berkembang pesat terutama pada belasan tahun terakhir. Informasi penting begitu mudah didapat hanya bermodalkan sarana internet. Peristiwa di belahan lain bumi dalam berjuta informasi dapat diterima hanya dalam hitungan detik. Hampir di setiap daerah, baik di kota maupun di desa telah menggunakan sarana ini melalui komputer, laptop, ataupun telepon genggam. Selain mempermudah aktivitas, internet juga telah mengubah cara hidup manusia.

Menurut data Internet World Stats tahun 2009, jumlah pengguna internet di Indonesia menduduki posisi ke-15 dari seluruh negara di dunia. Jumlah penggunanya mencapai 25 juta dengan tingkat pertumbuhan 1.150 % dari tahun 2000 hingga 2009. Hal ini membuat Indonesia menjadi negara tertinggi pengguna internetnya di kawasan Asia Tenggara. Indonesia juga menjadi negara ke-7 pengguna jejaring sosial facebook seperti yang dilansir dari CheckFacebook.com dengan tingkat pengguna hampir mencapai 12 juta orang pada data terakhir tanggal 3 November 2009. Facebook sendiri telah menjadi website peringkat ke-2 dunia versi Alexa.com pada data tanggal 5 November 2009 (update setiap hari). Fakta yang lebih menyakitkan adalah semakin tingginya jumlah pengunjung Indonesia ke situs porno, sehingga peringkat situs porno semakin tinggi pula, misalnya situs liv********.com telah merangkak hingga menduduki peringkat ke-44 pada tanggal 5 November 2009 masih menurut versi Alexa.com.
Internet: Manfaat VS Sia-sia
Dampak yang ditimbulkan oleh kemajuan dunia internet dapat juga menjadi salah kaprah. Ibarat pisau, bila digunakan secara baik dan benar, maka akan bermanfaat, namun bila digunakan secara tidak tepat, hanya akan menjadi hal yang sia-sia, bahkan membahayakan.
Seperti banyak dirasakan oleh manusia, perkembangan internet telah memberikan banyak manfaat baik segi finansial, pendidikan, sosial budaya, politik, agama, hiburan, dan berbagai bidang lainnya. Bagi pelaku bisnis, sarana internet dapat digunakan untuk mengembangkan bisnis, mencari rekanan, transaksi perbankan, atau mencari penghasilan tambahan. Internet telah turut membantu mencerdaskan dunia pendidikan dan manusia. Aktivis sosial budaya dapat menyampaikan informasi yang mereka temui dan mempromosikan lembaga, kegiatan, tempat wisata, dan lainnya. Perkembangan terkini dunia politik di suatu tempatpun dapat diikuti oleh seluruh manusia di bumi. Internet juga dapat menjadi sarana dakwah yang sangat potensial sehingga tidak jarang pemuka agama juga memanfaatkannya. Para selebritis menggunakan sarana internet untuk meningkatkan popularitasnya. Dan masih banyak lagi manfaat yang bisa dirasakan oleh setiap individu namun tidak dapat dituliskan secara keseluruhan.
Aktivitas dalam berinternet dapat berupa googling, browsing, downloading, uploading, blogging, chatting, mailing, shopping, watching, banking, gaming, hacking, cracking, dan sebagainya sesuai dengan keinginan penggunanya. Tidak jarang ada juga yang menyempatkan berinternet di sela-sela bekerja karena suatu keperluan.
Namun demikian, pengguna internet bisa lupa waktu sehingga aktivitas berinternet tidak jarang lebih banyak wasting time. Tidak sedikit orang yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk berinternet tanpa tujuan yang jelas. Penggunanya disibukkan dengan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu (terkadang tidak bermanfaat sama sekali), justru hanya untuk having fun without advantages either for no useful reasons, misalnya membuka facebook ketika dosen mengajar. Ibarat pisau tadi, di samping memiliki manfaat, internet juga sering menjadi sarana kejahatan atau lebih dikenal sebagai cyber crime, namun hal ini tidak akan dibahas lebih lanjut.
Optimalisasi Manfaat Internet

Agar manfaat internet dapat dirasakan lebih besar, pengguna internet sebaiknya memahami terlebih dahulu apa yang akan dan harus dilakukan selama berinternet. Hal ini berguna untuk mengurangi penggunaan internet yang tidak diperlukan dan menjadi lebih fokus pada tujuan.
Ketika menjelajahi internet, sering dijumpai “godaan” berupa iklan atau pop-up yang ditampilkan dan itu menjadi bagian dari website yang sedang dibuka. Oleh sebagian orang yang ingin fokus pada apa yang dicari, pop-up ini dapat dinonaktifkan pada browsernya, sehingga selain mempercepat koneksi internet, juga menghemat bandwith.
Oleh karena tidak jarang internet dijadikan sarana kejahatan, berhati-hatilah dalam memberikan identitas yang pribadi. Bila Anda menggunakan internet di warung internet (warnet), jangan lupa sign out bila ingin meninggalkan situs berdaftar.
Tetap fokus pada apa yang sedang dicari adalah kunci bertahan. Sekali lalai dalam berinternet dapat men-trigger kelalaian selanjutnya. Dunia internet mempunyai “medan magnet” yang sangat kuat. Orang dapat terseret hingga ke pusatnya dan hilang tertelan namun  juga dapat berrevolusi pada orbit bila mampu mempertahankan jarak sesuai kebutuhan.Jangan sia-siakan waktu dan keuangan Anda hanya untuk yang tidak membawa manfaat. ( http://ramdan-arr.blogspot.com )

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar